sekedar pelampiasan biar ga bete…
Ya, kalau tidak disertai dengan persiapan, jangan berani mengekor; membuntuti; tailing di belakang kendaraan lain. Eh bener ga tuh istilahnya? Intinya sih jangan berkendara di belakang kendaraan lain secara asal-asalan dan mengumbar birahi nafsu karena pengen pamer atau malah niat ngegangguin kendaraan di depan Anda.
Pertama, posisikan kendaraan secara zigzag. Posisi 69 ini penting untuk mengantisipasi kemungkinan bila kendaraan di depan mengerem mendadak, Anda masih punya celah dan waktu untuk menghindari tabrakan beruntun. Biasanya sih brader n sister yang udah biasa konvoi/turing udah biasa dengan formasi seperti ini. TCI sendiri menjadikan ini sebagai formasi 1 dengan handcode mengangkat jari telunjuk ke atas. Jangan pake jari tengah yak!

Kedua, jaga jarak. Jangan terlalu dekat dengan kendaraan di depan karena akan mengurangi waktu dan ruang untuk bergerak. Hal ini juga bisa membuat pengendara di depan Anda merasa terganggu karena tidak memiliki ruang gerak yang cukup saat nikung rebah sambil berhayal jadi Valentino Rossi.
Seperti ilustrasi di atas, jarak yang aman aman adalah 2 detik. Gimana cara ngitungnya? Trik yang dianggap mendekati dengan mengucapkan angka ribuan dalam bahasa linggis : one thousand, two thousands, dst. Pengecualian terhadap jarak bisa saja dilakukan apabila sudah saling mengerti kebiasaan berkendara masing-masing. Tapi walaupun sudah saling mengerti tidak perlu ditambah dengan pelukan atau lambaian tangan. Nanti dituduh macam-macam
Ketiga, pastikan semua perangkat berfungsi dengan baik. Fungsi rem depan dan belakang serta lampu rem. Jangan sampe lagi enak-enak ngikutin tau-tau nabrak temen di depan karena lampu rem dia ga nyala. Atau kebablasan gara-gara rem ga pakem. Ini malah membuat rombongan Anda terlihat bodoh lucu.
Tambahan, saat membuntuti kendaraan roda empat atau lebih, jangan berada sejajar dengan tengah badan mobil. Pilih posisi sejajar dengan ban. Ini lebih baik bila mobil melewati hazard entah berupa lubang atau genangan air maka kemungkinan besar Anda akan terhindarkan.
Sebenarnya cara di atas berlaku saat berkendara secara umum, ga mesti dengan rombongan. Kecuali kalau berjalan kaki rasanya ga perlu zigzag. Lebih sedap jalan kaki berdampingan dengan Mariana Renata pasangan Anda, jangan dengan pasangan orang lain.
Semoga bermanfaat. Silakan menambahi jika dirasa kurang.
Gambar minjem dari sini.






itikkecil said
pertamaxxxxxxx….
bener tuh, jangan mengekor apalagi kalau jaraknya terlalu dekat.
soalnya sayah pernah jadi korban… ada mobil yang jaraknya terlalu dekat dengan mobil saya. akibatnya pada saat saya mengerem, langsung nabrak deh……
caplang™ said
@itikkecil
ya… ya… motor saya pake pertamax
jadi waktu itu ekor-itik ditabrak?
venus said
jangan lupa pake helm. merdeka!!!
salam kenal juga. ini temennya mas joko blog rokok bukan? thunder kan ya????
Luthfi said
untung bgr suka macet
jd gak masalah
harriansyah said
biar kg kecipratan jg..
ud mulai musim ujan..
*cari payung dulu
ed, thunder ya ??.. hehehhe
irdix said
tips buat berboncengan mesra dgn aman dan nyaman mana? hohoho…
*kabur sebelum ditimpuk knalpot*
alex said
Njirr… kirain ngekor apaan. Eh, rupanya tips dari penggemar turing
*catet*
sezsy said
anda ingin berdampingan dengan saya??
-mariana renata
caplang™ said
@venus
iya, mbok
aku
dipaksa untuk ngaku jaditemennya mas djokotukangtentang rokok@Luthfi
bgr dah mulai macet tuh, mas
kejadian ini deket rel kreta api warung jambu
@harriansyah
eh iya bener biar ga kecipratan depannya
@irdix
mo skalian dibonceng? *pake kacamata riben*
@alex
hehehe tertipu yak
@sezsy
kok tulisannya ga kliatan di sini… *siulsiul*
mariana renata said
masih ingin berdampingan dengan saya???
caplang™ said
@mariana renata
*ngakak di lantai*
itikkecil said
iya…. anj**t tuh orang. brengseknya lagi, minta ganti pula……
Inul075 said
*mikir mode on sambil nunjuk kening* hmmm kapan yah bisa berjalan beriringan bareng edy tc soalna rumah gw ga ditangeran *mikir mode off melepaskan knalpot yg ada dikening* oia mas ed bisa minta tips menghindar dari tabrakan beruntun ga? thx yah
caplang™ said
@itikkecil
bakar, tik… bakar…
*nyalain kompor*
@Inul075
posisi zigzag n selalu fokus, neng
bisa menghindari tabrakan beruntun
yah minimal meminimalisir deh
suka nabrak2 yak
Inul075 said
yoi lebih sering hampir nabrak n hampir ikut dalam korban tabrakan beruntun, sebetulnya sih gw dah zigzag cuma yg depan malah buang motornya jadi mo nabrak dech tuwh
tovic_1005 said
Menghindar dari tabrakan beruntun?
.
1. Posisi Zig-Zag
2. Konsentrasi (pake gayanya Deddy Corbuzier)
3. Sebelumnya CMIIW, Coba deh teknik Ngerem gaya ABS (Anti-Lock Brake System), yaitu tarik tuas rem depan beberapa kali dalam satu kali pengereman. Biasanya teknik ini perlu pembelajaran/pembiasaan, sehingga hasil dari pengereman tidak terlihat lucu (njot-njotan). Dan lagi saat ngerem mendadak gak lupa
Ini murni diambil dari pengalaman pribadi loh..hehehe..:D
tovic_1005 said
Om Caplang, bagi koleksi gambar2 yang spt di atas dong, mau donlot gak bisa link (diprotek sama kantor). Itu juga kalo Om dah donlot duluan, hehehe.
caplang™ said
waduh iya gw lupa masukin konsentrasi
makasih masukannya, om
browsing ke situs MSF aja
gw ambilnya dari sana
tapi kalo ga bisa nanti gw kirim ke imel yak
mo skalian gambar ‘itu’?
Siaga Hujan « the caplang said
[...] Saat berkendara kala hujan, ambil posisi zigzag terhadap kendaraan di depan Anda supaya muka/helm tetap bersih tanpa terkena cipratan dari [...]