Archive for October, 2007

Cara Manasin Motor

Tulisan basbang, ga mutu… Berikut cara manasin motor sebelum mulai beraktifitas :

- Nyalakan motor, jaga putaran mesin pada angka 1200-1400 rpm. Hal ini dilakukan untuk memulai sirkulasi oli agar mencapai seluruh permukaan mesin. Untuk motor yang tidak memilik rpm, kunjungi toko asesoris terdekat dan segera pasang rpm P tarik gas secukupnya dan jaga putaran mesin supaya stabil selama beberapa menit.

- Setelah putaran mesin mulai stabil, lanjutkan dengan memeriksa fungsi rem depan dan belakang, lampu sein, lampu senja, lampu malam dan tekanan ban. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi andai ada kerusakan. Misal lampu sein kiri belakang ternyata mati, harus segera dikubur mencari bohlam penggantinya. Kalau tidak sempat, lakukan peregangan tangan dan kaki supaya tidak pegal kalau mesti melambaikan tangan/kaki saat berbelok. Jangan melakukan gerakan berlebihan, apalagi tendangan seribu kaki.

- Periksa kondisi rantai dan gir. Beri chainlube bila rantai terlihat kering. Bila rantai kendor, pastikan Anda tidak memacu motor terlalu kencang untuk menghindari putusnya cinta rantai di tengah jalan.

Apalagi..?

Comments (14)

High Quality Jomblos

Bukan mo nyaingin bikin kwatrik kopdar atau reuni, cuman tulisan iseng sekalian bantu promosi teman-teman seperjuangan dan lawan main kartu di kampus dulu. Sekedar berkumpul melepas kangen dan menghabiskan hari Sabtu di warung kopi Citos.

Fris
Baru kena racun enaknya naik motor, sudah coba mudik ke daerah-penghasil-batik dengan motornya. Hahaha satu lagi korban jadi biker! Sekarang lagi serius mengembangkan usahanya di Shinjuku Center, mulai dari penerjemah, kursus privat, yang terakhir katanya mau buka kursus reguler bahasa Jepang dan pindah kantor ke daerah Bintaro selain ada kesibukan sampingan sebagai penerjemah komik-major maupun indie (bajakan). No, not that Shinjuku. Kalau dilihat dari kanjinya merupakan plesetan dari Shinjuku itu. Mungkin saya juga akan bergabung dan membantu mengajar di situ, soalnya lumayan dekat dari rumah dan sudah 3 tahun yang lalu terakhir saya mengajar. :oops: sudah agak lupa…

Anda berminat kursus? Butuh penerjemah bahasa Jepang? Atau anda perempuan yang masih menjomblo? Atau berminat menjadi investor? Silakan kunjungi situs tersebut.

Korban berikutnya…

Comments (20)

Hetrik Kopdar

Rabu (18/10) kemarin ga sengaja bisa bikin hetrik kopdar. Padahal tadinya cuma mo dateng kopdar ketemu para blogger WP pendahulu. Mangsutnya yang udah lebih dulu ngeblog di WP :P

Episode 1 : Penyamun di Sarang Perjaka
Ada PM masuk dari Hana, ngajakin untuk ikut kopdar. Karena waktu itu koneksi internetnya lagi teramat dudull, info yang diterima ga begitu jelas. Besok malemnya pas lagi blogwalking ada komen dari danalingga. Intip ke desbot trus dapet emailnya, dengan sok pede PM beliau. Akhirnya dapet info yang jelas bahwa kopdar mo diadain di pengadilan makanan (baca: foodcourt) Sensi jam 1 siang.

Waktu denger kata Sensi, langsung terbayang, “Aduh belon pernah ksono… parkir motornya ribet ga yak?” Biar ada temen bingung-nyari-tempat-parkir, sms jebakan dikirim ke bro Harri. Dan terjebaklah dia… :twisted: kepada para bayut mohon untuk tidak cemburu karena saya datang bersamanya.

Rabu udah mulai masup kantor sambil online coba cari korban lain. Tadinya Phiy nyaris terjebak namun berhasil lolos karena udah keburu ada janji lain. Ah kamu belon beruntung bertemu kami para mahluk ganteng penghuni WP. Jam 12 berangkat ke Patung Panahan Senayan ktemu sama Harri di situ. Ngerokok sebatang trus cabut ke Sensi. Untung parkirannya mudah ditemukan dan beradab. Jadi ga perlu bikin surat terbuka buat pengelola parkirnya.

Sampe atas ternyata sudah ada om Dana dan bro Fajar. Setelah malu-malu kenalan, akhirnya mulai bisa ngobrol terbuka sambil ga lupa nanya, “alamat blognya apa?” Ga lama dateng bro Tito, disusul bro Rifu dan tante Chika. Nyari tempat yang lebih luas sambil makan siang, ga terasa ngobrol mulai jam 1 sampe jam 5an. Tante Chika seperti penyamun di sarang perjaka. Eits jangan protes dulu! Mangsutnya tante Chika perempuan satu-satunya yang hadir karena Hana yang ngajak saya ga bisa hadir karena ada keperluan lain. Lagian saya ga yakin kalo lelaki yang ada di situ masih perjaka. Saya kan udah menikah jadi udah pasti ga perjaka lagi. Yang lainnya? Ga tau deh… *siulsiul*

Poto-poto…

Comments (91)

Hidangan Yang Tersisa

Ramadan dan Idul Fitri tahun ini telat lewat. Apakah yang sudah lewat kemarin itu bisa maksimal, silakan tanya diri masing-masing :mrgreen: Apakah masih bisa bertemu dengan Ramadan berikutnya? Silakan bertanya…

Anyway, *halah gaya bgt!* dari yang sudah lewat, masih ada beberapa yang patut diingat, supaya kita bisa mengambil hikmahnya. Ya, siapa tahu bisa menjadi bekal menghadapi waktu mendatang. *mangkin ga jelas*

Aneka Kue
Sudah puluhan tahun aku menjadi anaknya, rasa kue lebaran bikinan Ibu masih saja sama. Dengan resep yang sama, cara mengolah yang sama dan dengan sentuhan tangan yang sama. Ibu, entah dengan apa aku harus membalas semua kebaikanmu, semua kasih sayangmu, semua kue dan hidangan lezat buatanmu… :)

Hidangan lainnya…

Comments (32)

Maling Ramah Lingkungan

 

Dibuat dalam rangka berpartisipasi dalam gerakan Blog Action Day.

Bloggers Unite - Blog Action Day

Belum lama ini, tepatnya Februari 2007, PT. Modern Photo Tbk meluncurkan E-Moto atau elektronik motor, alternatif kendaraan roda dua yang murah dan ramah lingkungan. Mengapa bisa begitu?

Sepeda motor ini menggunakan daya utama baterai rechargable 48 Volt dengan umur pakai 2 tahun dan harga barunya Rp. 500.000. Untuk menempuh jarak sejauh 80 kilometer, sepeda motor ini membutuhkan 1,5 kWh[1] (kilowatt jam) dengan kecepatan maksimal 50 kpj (kilometer per jam). Dengan TDL saat ini Rp. 600, maka biaya yang dibutuhkan untuk jarak tempuh tersebut cukup dengan Rp 900. Sedangkan untuk sepeda motor konvensional, dengan asumsi tingkat konsumsi bahan bakar 1:40 jarak itu membutuhkan 2 liter BBM dengan biaya Rp. 9.000, 10x lipatnya! Itu baru hitungan ‘bahan bakar’ yang diperlukan. Kalau perlu diganti, biaya Rp. 500.000 untuk 2 tahun tidaklah sebanyak biaya BBM dengan jangka waktu yang sama kan?

Sedangkan untuk penggerak roda, E-Moto menggunakan dinamo yang memiliki daya tahan optimum alias umur pakai selama 5 tahun. Belum lagi tidak adanya polusi suara yang keluar dari knalpot yang bising. Harga jualnya mulai dari 4,4-5 juta.

Patroli keamanan…

Comments (48)

« Newer Posts · Older Posts »