Saat rasa bosan datang tak ada yang perlu dilawan. Menikmatinya justru menimbulkan rasa baru, untuk terus berkaca, berkarya dan berjalan. Tanpa ada batasan kuat akan media untuk mencurahkan rasa. Ya, saat seorang murid bersekolah tak cukup dengan satu buku tapi memiliki beberapa buku. Juga tanpa membatasi hanya untuk bidang tertentu. Bisa saja buku ilmu sosial berisi surat cinta untuk teman sekelas yang manis di ujung sana.
Saat memasuki (lagi) dashboard wordpress.com ada sensasi menyenangkan. Rasa rindu, takut sekaligus hasrat yang memuaskan ingin tahu. Menikmati rasa bosan. Menulis tanpa dibatasi diri sendiri. Bisa di sini, di sana atau entah di mana, sekedar tempat bersembunyi dari keramaian.
Blogging is a journey, not destination. And I like journeying in silence.





