Saat rasa bosan datang tak ada yang perlu dilawan. Menikmatinya justru menimbulkan rasa baru, untuk terus berkaca, berkarya dan berjalan. Tanpa ada batasan kuat akan media untuk mencurahkan rasa. Ya, saat seorang murid bersekolah tak cukup dengan satu buku tapi memiliki beberapa buku. Juga tanpa membatasi hanya untuk bidang tertentu. Bisa saja buku ilmu sosial berisi surat cinta untuk teman sekelas yang manis di ujung sana.
Saat memasuki (lagi) dashboard wordpress.com ada sensasi menyenangkan. Rasa rindu, takut sekaligus hasrat yang memuaskan ingin tahu. Menikmati rasa bosan. Menulis tanpa dibatasi diri sendiri. Bisa di sini, di sana atau entah di mana, sekedar tempat bersembunyi dari keramaian.
Blogging is a journey, not destination. And I like journeying in silence.






itikkecil said
sudah bosan dengan keseleb an mu?
*ditabok caplang*
mungkin saya akan menemukanmu lagi. mungkin lo……
venus said
hyaaaaaa…lagi pengen sendirian yak? ya deehhh ga digangguiiinnnn….
cK said
waaaah…kok balik lagi? ada apa ini?
khofia said
hnggg…. kebalikan sama saya… saya lagi bosen abisss!!!!
gagahput3ra said
Blogging is a journey, not destination. And I like journeying in silence.
Setujuuuuuu!!!! Rasa2nya sejak gw mulai blogging dari 2 tahun yg lalu, sempet hiatus dan laen2 udah ngelewatin banyaaaak banget petualangan
lam kenal…blogwaking…
tikabangetâ„¢ said
wakakakkaka..
tambah banyak aja yang punya blog pelarian.. hihihi..
mataharicinta said
cie……
lagi banyak yang mau nyepi-nyepi neh/
taufik79 said
salam hangat dari tanah borneo
mbelgedez said