Prioritas Jalanan

Tulisan berikut erat kaitannya dengan diskresi jalanan.

Menurut PP No. 43 Tahun 1993 Pasal 65 :

(1) Pemakai jalan wajib mendahulukan sesuai urutan prioritas sebagai berikut:

    a. kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
    b. ambulans mengangkut orang sakit;
    c. kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas;
    d. kendaraan Kepala Negara atau Pemerintah Asing yang menjadi tamu negara;
    e. iring-iringan pengantaran jenazah;
    f. konvoi, pawai atau kendaraan orang cacat;
    g. kendaraan yang penggunaannya untuk keperluan khusus atau menyangkut barang-barang khusus.

(2) Kendaraan yang mendapat prioritas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) harus dengan pengawalan petugas yang berwenang atau dilengkapi dengan isyarat atau tanda-tanda lain.

(3) Petugas yang berwenang, melakukan pengamanan apabila mengetahui adanya pemakai jalan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).

(4) Perintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas tentang isyarat berhenti tidak diberlakukan kepada kendaraan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf a sampai dengan huruf e.

Sekarang akan coba diuraikan satu per satu poin-poin pada ayat (1) berdasarkan pengalaman langsung (yang disaksikan dengan mata kepala sendiri) ataupun tidak langsung (berdasarkan cerita orang lain).

a. kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas
Anda tentu pernah melihat atau berpapasan atau bahkan menjadi salah satu ‘korban’ saat mobil ini harus lewat demi melaksanakan tugas. Tapi pernahkah Anda melihat rombongan ibu-ibu dan anak-anak (rombongan TK) yang menaiki mobil ini sambil menyalakan sirine dan lampu serta tetap minta prioritas di jalan? Kebetulan saya pernah melihatnya sekali, dan memang sepertinya momen ini amat jarang ditemui/dilakukan. Mobil pemadam kebakaran masih termasuk kategori ‘baik’ dibanding teman sejawatnya yang mendapat prioritas saat sedang tidak bertugas.

b. ambulans mengangkut orang sakit
Mobil jenis ini lebih sering ditemui di jalanan, yang meraung-raungkan sirine sambil menyalakan lampu peringatan dengan harapan mendapatkan prioritas di jalan. Suatu hal yang wajar apabila sedang melaksanakan tugas membawa pasien yang harus segera mendapatkan tindakan ahlinya. Coba tempatkan diri Anda sebagai kerabat si sakit, dan berikan sedikit jalan untuk mobil ambulans. Tapi, apa benar selalu seperti itu? Beberapa kali saya mendengar cerita bahwa ada ambulans yang sedang tidak bertugas tapi tetap menyalakan sirine demi bisa melewati macet lebih cepat. Ya mudah-mudahan sih tidak ada yang seperti itu. Karena saat pengguna jalan merasa sering dibohongi dan akhirnya telingan dan hati mereka menjadi kebal akan suara sirine ambulans, bersiaplah untuk melihat ambulans yang sedang membawa pasien akan terjebak macet tanpa diberi sedikit ruang untuk bergerak. Kemungkinannya ada nyawa yang akan melayang…

c. kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
Termasuk di dalamnya adalah ambulans , mobil/motor polisi dan mobil derek. Ambulans sudah dibahas di atas dan mobil derek harus berjalan perlahan. Bagaimana dengan polisi? Saya agak jarang melihatnya kecuali saat pengawalan. Yang sering terlihat adalah polisi dengan motor yang tidak lengkap (tanpa spion, lampu sein, helm), atau polisi yang melanggar aturan. Ya memang tanpa gambar bisa dianggap hoax. Silakan browsing, sudah banyak kok foto seperti yang saya sebutkan di atas. Anyway, kendaraan kategori ini semestinya juga mendapat prioritas di jalan.

d. kendaraan Kepala Negara atau Pemerintah Asing yang menjadi tamu negara
Hehehe kalau ini sepertinya tidak usah dibahas terlalu dalam. Tentunya semua mengerti bahwa tamu harus didahulukan? Lagian para tamu belum tentu bisa enjoy saat melewati jalan Jakarta.

e. iring-iringan pengantaran jenazah
Pernah melihat yang satu ini? Merasa sebal karena kendaraan Anda harus mengalah dan caranya kurang sopan? Padahal, si jenazah belum tentu ingin berjalan cepat sampai ke tujuan (kuburan). Siapa tahu dia ingin menikmati terakhir kali jasadnya melewati jalanan? Siapa tahu dia tidak ingin buru-buru diinterogasi para malaikat? Wong sudah mati ya sudah. Apa kalau dibawa ngebut lantas hidup lagi? Ga toh? Toh… Lakukanlah dengan anggun dan elegan, jangan terburu-buru dan grasa-grusu. Hormati si jenazah dengan tidak mengganggu orang lain.

f. konvoi, pawai atau kendaraan orang cacat
Sesuai dengan kategorinya, rombongan ini harus mendapat prioritas.

g. kendaraan yang penggunaannya untuk keperluan khusus atau menyangkut barang-barang khusus
Sesuai dengan kategorinya, rombongan ini juga harus mendapat prioritas.

rombongan klub ato komunitas motor itu ga punya prioritas apa2 di jalan
haknya sama dengan semua hak warga sipil sesama pengguna jalan
apa tercantum dalam salah satu kategori dari pasal di atas? ga kan?? jadi :
– ga berhak meminggirkan kendaran lain
– ga berhak memberhentikan kendaraan lain
– ga berhak nerobos lampu merah
kecuali ngeplak spion angkot…😀

Dan jangan sekali2 mengatasnamakan keutuhan dan keselamatan rombongan supaya bisa ngelanggar aturan lalin atau mengganggu hak orang lain. Kalau memang kelakuan klub/komunitas lo kaya gitu mending lo copot tuh stiker. Apalagi pasang lampu disko strobo dan pakai sirine segala! Bubarin aja organisasinya!!

Bila Anda seorang anggota polisi/tentara yang ikut masuk klub motor ya silahkan saja. Tapi harus bisa membedakan kapan Anda bertugas dan kapan Anda menyalurkan hobi. Toh Anda masuk klub bukan karena tuntutan profesi kan?😆 Berikan contoh bahwa Anda memang seorang polisi/tentara yang baik, yang mengerti peraturan di negara ini. Bukannya malah mau menang sendiri.

Lantas kalau kasus ini masuk kategori mana yak? Padahal pejabat kan ga dapet proritas di jalan. Apalagi kalau cuma karena malas ikut macet atau mau main selingkuhan golf, apalagi sekedar belanja bulanan.Oops!😐

21 Comments »

  1. caplang™ said

    Yuuuk mareeeeeee…
    :mrgreen:

  2. itikkecil said

    tapi kok sering sekali komunitas motor itu merajai jalan…
    ah ya… saya juga sebal sama mobil pribadi yang kadang pasang sirine juga di mobilnya….. memangnya penting ya….

  3. hmmmm…..
    gue gak baca ed…ntar ceritain aja yak…lagi peak nih…
    hehehehehe

  4. caplang™ said

    @itikkecil
    nah itu dia yg lagi jadi targetnya
    kalo saya lagi ga beratribut komunitas dan bertemu rombongan seperti itu
    pasti akan langsung saya tegur…
    kalo mereka ga trima, ada banyak cara untuk menyalurkan ‘aspirasi’ saya kok😆
    saya juga udah jenuh dng hal seperti itu

    @Rio Octaviano
    iya nanti gw ceritain
    dongeng sebelum tidur yak😛

  5. Joerig™ said

    kalo ada rombongan komunitas lewat emang bikin geregetan abizzz …

  6. 'K, said

    komunitasmu gimana Ed,
    ada forwardernya juga ga?

  7. Paijo said

    Kalau di daerah proyek, prioritas nomor satu adalah kendaran proyek. Kalau di derah tambang, prioritas nomor satu adalah kendaraan tambang. Hal itu karena merupakan kawasan khusus dan seluruh jalan dibangun, dirawat, dan dipakai oleh mereka. Jadi kendaraan lain yang numpang lewat harus tahu diri kalau mau selamat. Terimakasih dan salam eksperimen.

  8. caplang™ said

    @Joerig™
    bener bgt, teh😀
    mangkanya di sini saya berusaha minta pendapat masyarakat pengguna jalan yg berada di luar komunitas untuk ngasih pendapatnya

    @‘K,
    kami berusah meminimalisir efek rombongan sekecil mungkin bagi pengguna jalan lain. tapi tidak berarti usaha kami sudah sempurna. karena terbukti masih saja ada kejadian yg menyebabkan persinggungan dng pengguna jalan lain. paling tidak kami sudah mencapai titik di mana hak semua warga sipil adalah sama. tinggal gimana perbaikan dan pelaksanaan manajemen turing di lapangan

    @Paijo
    di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung?🙂

  9. saja ada kejadian yg menyebabkan persinggungan dng pengguna jalan lain.

    bener, msh sering salah paham. but at least ud ada upaya u/ meminimalisir..

    *panasin motor dl ah

  10. Takodok! said

    jadi inget konvoi kampanye partai2 dulu..untung skrg gak lagi, eh, masih ada ding! oknum..oknum.. *blah!*:mrgreen:

  11. Sebagai fasislitas milik publik, jalan mesti kita pakai sesuai aturan mainnya, ya, toh. Bangsa kita perlu banyak belajar bagaimana memanfaatkan fasilitas itu secara benar. Kecelakaan banyak terjadi di negeri ini lantaran jalan dianggap sebagai milik nenek moyangnya sendiri. Baru nyadar tuh setelah kecelakaan terjadi, hehehehe:mrgreen:

  12. deKing said

    Saya pernah baca komentar seorang WNA yg lama tinggal di Indonesia.
    Kira2 inti komentar dia adalah tentang keheranannya dengan perilaku para pengguna jalan di Indonesia yang lebih memberi jalan jika ada sirine rombongan pejabat lewat atau konvoi kndaraan brmotor dibanding sirine dr ambulans dan mobil pemadam kebakaran.

  13. alex said

    He? Sementara aku ndak ada, rupanya blog ini ngubah theme, ya?

    *mikir2 juga buat ngubah:mrgreen: *

  14. mbelgedez said

    Udah berkali-kali gue bilang,

    “Club Otomotif nggak berhak make Voorrijdr sendiri meski dilengkapi lampu kelap kelip, apalagi maksa-maksa pengguna jalan lain untuk minggir.”

    Yang berhak menjadi Voorrijdr hanyalah petugas yang berwenang untuk itu, misalnya polisi atau dephub. Itupun harus mengantongi surat ijin !

    Kalo masih ada club otomotif yang melakukannya, berarti club itu memang tolol bin bego !!!

  15. mbelgedez said

    Satu saran OOT buat The Caplank, Theme nya ganti yang lain aja, karena Theme yang ini “memutilasi” Avatar….

    Bahaya looohhh….

  16. caplang™ said

    @harriansyah
    hayo… hayo…
    mo kmana kamu??😛

    @Takodok!
    rombengan partai? konvoy ormas?
    dah ada sih bahan artikelnya😆

    @Sawali Tuhusetya
    bangsa kita adalah bangsa yg belajar
    kapan pinternya dong?:mrgreen:

    @deKing
    itu salah satu yg saya takutkan, bro
    saat telinga masyarakat menjadi kebal akan suara sirine
    saat ambulans yg dlm keadaan darurat tidak lagi dihargai

    @mbelgedez
    tapi kalo klub itu punya duit gimana, om😀
    kalo gw malah lebih setuju penggunaan voorijder yg asli
    ketimbang harus pake voorijder bikinan klub itu sendiri
    yg sebenarnya orang sipil dan ga berhak

    @alex & mbelgedez
    gw ganti theme karena Digg3 ini punya dua sidebar
    sesuatu yg emang gw pengen
    tapi ternyata pembunuhan karakter avatar yak
    dicoba dulu deh bbrp hari😀
    makasih sarannya

  17. andalas said

    kalo sekarang semuanya jadi merasa penting, liat aja pas trepik laight berwarna merah, bising banget…semuanya nyalain klakson. emang udah bawaannya grasa-grusu, apalagi di kasih keistimewaan kayak gituh

  18. caplang™ said

    @andalas
    yg lebih parah, lampu merah jadi lampu di sirkuit
    baik yg biasa apalagi yg ada counter-nya
    orang juga berlomba supaya bisa dapet pole position😆

  19. manasin motor mo buka puasa dl ed..:mrgreen:

  20. alex said

    yg lebih parah, lampu merah jadi lampu di sirkuit
    baik yg biasa apalagi yg ada counter-nya
    orang juga berlomba supaya bisa dapet pole position😆

    *ngakak*
    Sentilannya kena, Ed. Biasanya memang begitu itu jadinya kalo di lampu merah… 😆

  21. caplang™ said

    @harriansyah
    ngabuburit sambil manasin motor?
    boljug tuh😆

    @alex:mrgreen:

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: