Posisi Berkendara

Hubungan antara posisi bercinta berkendara (riding position), lama berkendara, timbulnya gejala LBP (low back pain) serta keamanan dan kenyamanan berkendara (safety riding/SR).

Sebagai seseorang yang sehari-harinya beraktifitas menggunakan KRD (Kendaraan Roda Dua), beberapa kali saya mengalami nyeri di bagian bawah punggung. Awalnya saya pikir hanya kelelahan biasa, sampai akhirnya saya membaca artikel yang ada di tabloid Motorplus. Ternyata bukan karena faktor U. 😆

Dalam artikel itu dibahas tentang LBP dari sudut akademis. Ir. Edi Setiadi Putra, Dosen Desain Produk FSRD Itenas Bandung mengatakan bahwa pabrikan mesti merancang posisi biker dan boncenger yang baik aman dan nyaman karena hal ini juga mempengaruhi ergonomi motor. “Kaitannya terhadap si rider yang didalamnya mempelajari antropometri (human dimension), Bio-Mechanic (ilmu tentang gerak tubuh), fisiologi (faal, psikologi dan penginderaan),” begitu katanya.

Sementara dari sisi medis, ahli kedokteran komunitas, dr. Aviandy Sukarto, Msc. SpKP mengatakan, “Ini berkaitan dengan perlindungan terhadap tulang belakang. Saat manusia duduk, beban maksimal lebih berat 6-7 kali dari berdiri. Tulang atlas yang menyangga tengkorak mengalami beban terberat. Jika RP-nya salah, bagian tulang belakang yakni vertebra lumbal 2-3 (mendekati tulang pinggul) akan terserang. Jika salah terus, berulang-ulang apalagi ditambah getaran kontinu, akan timbul radang (atrosis lumbalis) lalu pengapuran tulang belakang dan terjepitnya syaraf tulang belakang. Jika sudah parah bisa terjadi fraktur atau patah.”

Pendapat Zamna Idyan S.Kep, mahasiswa Profesi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia dalam artikelnya menulis bahwa, “Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan salah satu gangguan muskuloskletal yang disebabkan oleh aktivitas tubuh yang kurang baik. Masalah nyeri pinggang yang timbul akibat duduk lama menjadi fenomena yang sering terjadi pada mahasiswa saat ini. Lamanya jumlah jam kuliah yang harus diikuti mahasiswa mengakibatkan aktivitas mahasiswa lebih banyak dihabiskan dengan duduk dibangku kuliah saat mengikuti proses perkuliahan.” Jangan jadikan ini alasan utama untuk bolos kuliah! 😛

Joel D. Mastana, praktisi Safety Riding; Chief Instructor di Motorider Safety Trainer mengatakan bahwa sebelum memahami cara mengerem, manuver dan tehnik berkendara lainnya harus diawali dengan pemahaman posisi berkendara yang baik. Karena dengan posisi yang ideal juga turut menentukan kemampuan seseorang dalam berkendara. “Pengaruhnya bisa fatal. Pegangan terbalik mempengaruhi cara dia memutar gas, posisi tangan terhadap setang dan tingkat refleks plus ketahanannya dalam mengemudikan motor,” jelasnya.

Senada dengan Edi dan Aviandy, Joel mengharuskan RP tegak. “Di seluruh jenis motor. Bahkan di motosport pun sebenarnya bukan menunduk, tapi tegak dilihat dari posisi keseluruhan antara menggapai setang, posisi tubuh dan pijakan kaki yang dimundurkan.” Jadi tegak lurus secara horisontal bukan vertikal. Artinya posisinya tetap tegak sesuai kaidah ergonomi ideal. Namun terkadang biker lebih memilih estetika (baca : gaya) dibanding fungsi dalam memodifikasi tunggangannya. Padahal ini justru bisa membahayakan keselamatan biker tersebut!

Dalam berkendara pun harus memperhatikan ketahanan tubuh. Jangan berkendara lebih dari 2,5 jam karena inilah waktu maksimal yang masih bisa dijalani tubuh. Namun variabel waktu ini dapat berkurang bila biker tidak memiliki daya tahan tubuh yang baik akibat posisi berkendara yang salah. Selalu selingi dengan istirahat antara 15-30 menit dan peregangan tubuh. Ada baiknya istirahat sekaligus mengisi bensin, buang air kecil dan… it’s smoking time!

Kesimpulan :
posisi bercinta berkendara yang tidak baik dapat menimbulkan kurangnya kendali biker atas motor, timbul gejala nyeri pada punggung bagian bawah, bahkan bila dibiarkan dapat menimbulkan fraktur alias patah tulang. Sebaliknya, dengan posisi bercinta berkendara yang ideal : punggung yang tegak dan posisi siku yang sedikit membengkok, disertai istirahat yang cukup membuat biker dapat berkonsentrasi penuh, menguasai kendali kendaraannya dan bercinta berkendara dalam jangka waktu yang lama tanpa kekuatiran akan timbulnya LBP dan fraktur.

Sumber : Motorplus, PPNI dan pengalaman pribadi.

Advertisements

19 thoughts on “Posisi Berkendara”

  1. gut…gut..postingan yang menarik, harus dijajal neh
    btw, aku lebih senang bagian yang ini nih:

    Ada baiknya istirahat sekaligus mengisi bensin, buang air kecil dan… it’s smoking time!

    *kaburrr sebelum ditimpuk caplang ama helem* 😆

  2. Segitu rumitnya juga ya posisi bercinta berkenderaan itu? 😕

    Padahal biasanya aku kalau merasa nyaman saja dudukannya, ya udah 😛
    Paling juga kalau sedang agak ngebut (pas pulkam, misalnya), nah.. itu baru sedikit sibuk ingatin boncenger yang di belakang. Biasanya ngingatin untuk ikut posisi pengendara kalo pacar yang duduk, ingatin buat meluk lebih mesra :mrgreen:

  3. @‘K, dan Ina
    makasih… makasih… 🙂

    @Mihael “D.B.” Ellinsworth
    sambil geber2 motor trus sengaja agak2 maju
    pasti banyak yg kepancing
    tapi giliran lampu dah ijo, jalannya pelan2
    biarin aja yg laen balapan

    :mrgreen:

    @Resta
    nyambung kok, bro…
    kan udah disinggung sedikit di atas
    hubungan antara posisi berkendara dng daya tahan tubuh

    @extremusmilitis
    ga boleh ditiru, bro…
    kecuali kalo udah waktu berbuka 😆

    @deKing
    nah itu dia salah satu poin saya 😀

    @alex
    ga rumit kok…
    tinggal meluruskan punggung dan siku sedikit menekuk
    hey apa itu yg dicoret?! 😛

  4. soalnya saya banyak kenal sama cewek sexyyang kerja di panti pijat… makanya minta dicariin 😀
    lagian saya gak bisa mijet :mrgreen:
    sudah pernah belajar, tapi memang dasar tidak berbakat….

  5. Hello! Quick question that’s entirely off topic. Do you know how to make your site mobile friendly? My blog looks weird when browsing from my iphone 4. I’m trying to find a template or plugin that might be able
    to resolve this problem. If you have any suggestions, please
    share. Cheers!

  6. I absolutely love your website.. Very nice colors & theme.
    Did you develop this website yourself? Please reply back as I’m attempting to create my own personal blog and would love to know where you got this from or exactly what the theme is named. Cheers!

  7. I don’t write a comment, however I browsed a few of the comments on Posisi Berkendara
    | the caplang. I actually do have a couple of questions for you if it’s
    okay. Could it be only mme or do a few of the comments look like they are written by brain
    dead people? 😛 And, if you are writng at additional social sites,
    I’d like to follow everything fresh you have to post.
    Would you list of the complete urls of all your public sites like your twitter feed,
    Facebook page or linkedin profile?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s