Ga Ada Hubungannya?

Apa hubungan antara :

– latar belakang pendidikan (lulus TK, SD, SMP, SMA, D1, D2, D3, S1, S2, S3 ataupun tidak lulus),
– tingkat kesejahteraan (sangat miskin, agak miskin, miskin, kurang miskin, tidak miskin, sangat tidak miskin, ga-mungkin-miskin),
– jabatan (freelance, magang, kontrak setahun, kontrak seumur hidup, permanen dikontrak, owner),
– jenis kendaraan (roda satu, dua, tiga, empat, lima, enam, dst)
– cara berpakaian (trendy, modis, cuek, semi-ga-berpakaian)

dengan kelakuan seseorang di jalanan?

Sepertinya ga ada tuh…

Dan hal itu kembali terbukti dalam perjalanan saya keliling kota siang tadi. Oh ya sebelumnya maap bila blog ini terlalu jakarta-sentris. Gimana dong, saya kan emang beraktifitas di Jakarta dan sekitarnya. Namun saya akan sangat senang bila ada yang mau berbagi cerita situasi lalu lintas di daerahnya.

Seperti biasa, siang tadi lalu lintas lancar walaupun di beberapa titik terjadi kemacetan. Berbagai jenis kendaraan dengan beragam penumpang mengisi jalanan. Mulai dari sepeda motor yang zigzag seenaknya motong jalan dan ga mau ngalah (pasti banyak yang setuju neh), sambil sms-an, belok ga pake nyalain lampu sein, nyenggol spion mobil terus kabur dan yang paling sering ditemui dan jadi favorit saya untuk menghalangi jalannya : motor yang lewat trotoar! ๐Ÿ˜ˆ

Padahal motor yang digunakan harganya berjuta bahkan puluhan juta. Belum lagi nilai asesoris yang dipasang kadang bisa sama dengan harga beli motor itu sendiri. Helm dan jaket mahal sebagai pelindung malah membuat over confidence, merasa aman sendiri dan ugal-ugalan. Box belakang dan samping punya fungsi tambahan menggeser pengendara lain di jalan. Padahal ada yang motornya sudah lunas tapi ada juga yang masih nyicil, termasuk saya. Cuma bedanya saya ndak suka naik-naik trotoar atau belok sembarangan. ๐Ÿ˜› Saya aja yang pengendara motor masih suka kesal dengan ulah sesama pengendara motor kok.

Peserta pertarungan lain dari kelas roda empat juga tak mau kalah. Mulai dari angkutan umum berbagai ukuran sampai sedan mewah terbaru berlomba menjadi penguasa jalanan. Yang parkir sembarangan dan bikin macet demi beli gorengan, belok seenaknya, dan banyak lagi.

Kalau mau lihat foto berbagai pelanggaran yang sempat tertangkap kamera, ada di situs maludong[dot]com punya Om Saftari. Hati-hati, banyak mata yang melihat Anda di jalanan.

Ini bukan sebuah kecemburuan sosial, saya juga kadang naik mobil kok. Dengan harapan bisa mengerti situasi yang dihadapi di jalanan. Sekedar berbagi opini bahwa segala jabatan, kekayaan, gelar pendidikan, dll ternyata memang tidak bisa menentukan kesadaran dalam berkendara dengan baik.

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah kepribadian Anda (kendaraan pribadi, setumpuk gelar, pakaian bermerk) tercerminkan saat berkendara? Apa perlu MUI ngeluarin fatwa?? :mrgreen:

Advertisements

45 thoughts on “Ga Ada Hubungannya?”

  1. @mercuryfalling
    kalo pusing tabrak-tabrakin aja
    anggep lagi maen bom-bom-kar :mrgreen:

    @sigid
    makasih linknya, mas ๐Ÿ˜€

    @lei
    bukannya kamu punya ojek langganan? ๐Ÿ˜†

    @mrsyusuf
    whoo hetrik yak!

    @goop
    ah paman ngiri aja kali sama motor gede :mrgreen:

    @cK
    keren kan?? keren kan??

    @extremusmilitis
    apa kamu ktawa-tawa?? ๐Ÿ˜›

  2. Jawaban-nya: Ada. Lho kok?

    – cara berpakaian (trendy, modis, cuek, semi-ga-berpakaian)

    Dengan dia gak berpakaian maka kelakuan-nya sebagai seseorang di jalanan akan menghibur banyak orang, dan itu tanda-nya dia telah ber-buat baik ๐Ÿ˜ˆ
    *dia perempuan, karena aku laki-laki*
    *di-siksa kaum pembela gender se-dunia* ๐Ÿ˜†

  3. Om, sambungannya ditungguin lho.
    Ndak ada hubungannya ya, setuju saja saya.
    Soalnya kadang denger ada yang bilang pengendara sepeda motor itu ngawur karena pendidikannya rendah ๐Ÿ˜ฆ
    Ndak bener itu to.

  4. Pasti nggak ada hubungannya. Mertua saya yang cuman tamat SMP sekarang jadi pengusaha sukses, bisa sekolahin orang lain sampai sukses.

    Nggak peduli apa latar belakang pendidikannya, yang penting bisa bermanfaat bagi orang lain kan?

  5. ah… orang kadang suka mengasumsikan kalo status sosial dan pendidikannya tinggi berarti kelakuannya lebih beradab, padahal nyatanya gak begitulah… ๐Ÿ˜‰

  6. PASTI ada hubungannya Bro. Hanya kadang yg gak jelas itu apa hubungannya sedang baik2 aja atau sedang kusut..

    Dalam kondisi baik (baca: seharusnya, tapi justru gak normal bagi Indonesia) maka seharusnya makin berpengetahuan/berpendidikan dan makin terpandang seseorang tentunya akan makin baik perilakunya dijalanan ayau dimana aja.

    Tapi dalam kondisi amburadulnya skala moral (baca: tidak seharusnya, tapi justru normal sebagaimana terjadi pada Indonesiaku tercinta saat ini), sisi moral/mental apa sih yg gak ancuurrr? Rasanya sudah hampir disemua lini kehidupan. So, dalam sitiasi seperti ini seberapa banyak kita bisa berharap?

    Harapan mungkin kecil, dan gak akan pernah terwujud. Tapi mungkin memulainya dari diri sendiri lebih mudah…

  7. Bener nggak ada hubungannya Bung. Yang berpendidikan tinggi umpakan di jalan juga nggak kurang, kok, hehehehe :mrgreen: Di Kendal, justru yang sering melanggar lalu lintas itu justru mereka yang berdasi. Nggak mau dikalahkan sama yang bercelana butut. :mrgreen:

  8. *bakar yg pertamax*

    @venus
    ๐Ÿ˜†

    @morishige
    kalopun kamu benar ganteng, saya tetep ga tertarik kok:P

    @extremusmilitis
    ๐Ÿ˜ˆ

    *telanjangin mas mus, pajang di header*

    @sikendi
    kalo bingung pegangan…

    @hoek
    keritingnya mirip :mrgreen:

    @GRaK
    begitu ya?

    @sigid
    nah itu dia salah satu poin yg saya maksut,mas

    @itikkecil
    ga ada apa-apa kok, say…

    *ngipasin bara*

    @rozenesia

    apa ada hubungannya sama kelakukan juga

    saya ndak tau… wong seleb aja bukan… ๐Ÿ˜›

    @ama
    dalam artian positif, saya setuju, mbak ๐Ÿ˜€

    @aprikot
    tapi sepertinya ndak smua seperti itu

    @mataharicinta
    udah dapet nomer kan?
    silakan duduk, dokternya blom dateng ๐Ÿ˜›

    @TiTo
    generalisasi? ๐Ÿ˜€

    @Harri
    ๐Ÿ˜€

    *kasi minyak angin*

    @agustusnugroho
    hwaa ga nyangka Pak Nug mampir ๐Ÿ˜€
    kondisi idealnya memang sepertiitu ya, pak
    setuju sama bapak, mulai dari diri sendiri yak

    @abeeayang
    saya ndak ada hubungan apa-apa dng polantas, bro ๐Ÿ˜›
    lebih enak Abeeayang Edan ๐Ÿ˜†

    *setrika yg hetrik*

    @Sawali Tuhusetya
    pak guru pake dasi tapi celananya butut?
    ga matching dong…

    *salah fokus*

    @passya.net

    Klo moge yang suka masuk jalan tol itu gimana
    pada gak bisa baca rambu di pintu masuk kali yak?

    pasti ngerti rambu, kan punya SIM
    tapi kan ga mesti mematuhi… ๐Ÿ™„

    @NuDe
    makin mumet makin asyik, pak dee :mrgreen:

    @Bachtiar
    smoga mereka juga sudi ninggalin komen di sini ๐Ÿ˜†

  9. kepala saya pusiiiiiiiiiing kalo ngomongin pengemudi di jalanan indonesia. bawaannya pengen ngebunuh aja.

    mulai dari yg gak mau ngasi jalan. kalo di singapore atau USA, kita ngesi lampu sen kekiri, otomatis pengemudi laennya ngasi jalan. di batam ?? malah maju dianya nutupin jalan. grrrrrrr….

    pernah aku nyetir di batam, orang dibelakang ngasi kode lampu beam, mau motong. aku langsung pindah jalur, ngasi jalan. wah tuh orang berterimakasih banget. ngelakson sambil ngelambai haiyayaya…

  10. Fufufufu… SETUJU!!! emang gak ada hubungannya, semua pengguna jalan maunya duluan jadinya begitu deehhh..
    tapi suer deh, paling sebel liat orang naik motor sambil sms-an… ๐Ÿ‘ฟ

  11. Fufufufu… SETUJU!!! emang gak ada hubungannya, semua pengguna jalan maunya duluan jadinya begitu deehhh..
    tapi suer deh, paling sebel liat orang naik motor sambil sms-an… ๐Ÿ‘ฟ

  12. SETUJU!!!!
    emang gak ada hubungannya….
    tapi suer deh.. paling sebel liat orang yangnaik motor sambil sms-an ๐Ÿ‘ฟ
    kecuali boncengers :mrgreen: Shishishishi…

  13. Hubungannya ada dunk… tapi jauuhhh banget
    tapi memang benar, yg paling ngeselin klo ada parade motor gedhe
    berasa penguasa jalanan saja, mentang2 gedhe dan suaranya gahar
    _________________________________________

    ini sebenarnya, atau kecemburuan saya karena kalah gedhe??

    *bentar, lagi nyari hubungan yang lain*

  14. Biasanya berbanding terbalik kok ,CMIIW

    Semakin kaya, pinter, jabatan tinggi, berpengaruh, berkuasa dsb (contohnya kayak Om Caplnag gitu deh ๐Ÿ˜› )
    Maka keAROGANannya pun semakin tinggi….

    Ketik AdaHub?namaYa kalau setuju
    Ketik AdaHub?namaTdk kalau tidak setuju

    Jawaban kirim ke Hotline 0011, berhadiah Vitri…. ๐Ÿ˜€

  15. @mercuryfalling
    kill… kill… kikill…

    @sigid
    makasih linknya, mas ๐Ÿ˜€

    @lei
    bukannya kamu langganan ojek? :mrgreen:

    @mrsyusuf
    wah hetrik!

    @goop
    paman ngiri aja kali hihihi
    *ditimpuk tangki*

    @cK
    keren kan?? keren kan??

    @extremusmilitis
    hmm…

    @tovic_1005

    Semakin kaya, pinter, jabatan tinggi, berpengaruh, berkuasa dsb

    amiin… amiin…

    Jawaban kirim ke Hotline 0011, berhadiah Vitriโ€ฆ

    nomer itu ga dijual ๐Ÿ˜†

    @durenbangkok
    gw pilih yg 20% aja deh :mrgreen:

  16. jadi inget tadi sore, ada motor tiba tiba keluar dari jalan kecil sambil sibuk sms. Mo diklakson atau diplototin nggak ngaruh soalnya dia masih sibuk smsan. Kalau aja tau nomer hpnya kusms juga deh…belok liat liat dong…

  17. Beberapa hari nan lalu ada beritanya tuh.
    Di daerah Malang, CMIIW, biker pake Sc****o, sambil pake handsfree pas lewat perlintasan K.A gak ngeh ada kereta lewat. Orang2 di sekitar pada teriak2, dianya gak denger. Akhirnya BRAAAAAK keseret +/- 5 meter.
    Korban tewas dalam perjalanan….

  18. @simpri
    mungkin dia lebih mikirin pulsa yg bakal terbuang
    ato waktu yg terlewatkan kalo ga segera dibales :mrgreen:

    @tovic_1005
    jadi tewasnya gara-gara kepotong? ๐Ÿ˜›

    @petroek™
    ada hubungannya, kita sesama pengguna te-em ๐Ÿ˜†

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s